Menjawab Tantangan Globalisasi

Share : Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on Tumblr

Globalisasi berasal dari kata globe (bola dunia), dimana dapat juga diartikan sebagai suatu gejala terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi yang mengikuti sistem nilai dan kaidah yang sama antara masyarakat di seluruh dunia karena adanya kemajuan transportasi dan komunikasi yang dapat memperlancar interaksi antar warga dunia.

Di wilayah Asia Tenggara, pada tahun 2015 telah terbentuk suatu komunitas ekonomi yang terintegrasi yang dikenal sebagai Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dimana MEA merupakan bentuk realisasi dari tujuan akhir integrasi ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

Terdapat empat fokus perhatian dalam MEA yang dapat dijadikan momentum yang baik oleh Indonesia. Pertama, negara-negara di kawasan Asia Tenggara akan menjadi sebuah wilayah kesatuan pasar dan basis produksi, sehingga dalam hal ini tidak ada hambatan dalam hal arus barang, investasi, modal dalam jumlah besar serta persaingan bebas untuk SDM. Kedua, MEA akan dibentuk sebagai kawasan ekonomi dengan tingkat kompetisi yang sangat tinggi. Ketiga, MEA akan dijadikan sebagai kawasan yang memiliki perkembangan ekonomi yang merata, dengan prioritas pada pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM). Keempat, MEA akan di integrasikan secara penuh terhadap sistem perekonomian global.

Dilihat dari aspek ketenagakerjaan (SDM), bagi Indonesia terdapat kesempatan yang sangat besar bagi para pencari kerja, karena tersedianya lapangan pekerjaan dengan berbagai macam kebutuhan keahlian. Namun di sisi lain, apabila dilihat dari aspek kualitas pendidikan, kompetensi, kualifikasi dan produktivitas, Indonesia masih kalah bersaing dengan SDM yang berasal dari Malaysia, Singapura dan Thailand.

Hal tersebut diatas menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia untuk meningkatkan kualitas SDM nya. Untuk menjawab tantangan ini diperlukan suatu komitmen dan kesadaran penuh dari seluruh pemangku kepentingan, bahwa peningkatan kompetensi dan kualifikasi SDM merupakan kunci utama untuk menjawab tantangan globalisasi, khususnya di sektor SDM.